Berita

Bantuan Untuk Bencana Tsunami Selat Sunda, Pemprov Jabar Siapkan Rp 2 Miliar

Lagoinews.id –  Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memastikan akan memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12) lalu. Bantuan yang bersumber dari APBD 2018 itu rencananya sebesar Rp 2 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengaku sudah mendapatkan perintah dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk menyiapkan anggaran bantuan bencana.

Dari perintah itu, Iwa menindaklanjutinya dengan menginstruksikan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah untuk melakukan koordinasi dengan Pemprov Banten dan Lampung terkait administrasi keuangan bantuan.

“Dari sisi waktu masih memungkinkan kami memberikan bantuan, masih ada waktu dan karena ini sifatnya darurat bencana masih bisa,” katanya, Selasa (25/12).

Bantuan kemanusiaan tersebut diambil dari pos Belanja Bantuan Tak Terduga APBD Jabar 2018 yang pada pekan lalu masih tersisa Rp 45,5 miliar.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil memastikan Jawa Barat akan memberikan bantuan secara khusus kepada korban tsunami di Wilayah Banten dan Pesisir Lampung.

“InsyaAllah dalam waktu dekat bantuan-bantuan logistik juga yang dibutuhkan akan kami kirim, karena bagaimana pun sangat dekat dengan Jawa Barat, karena tetangga kami juga,” ujarnya.

Usai kegiatan pengecekan pelaksanaan Misa Natal pada Senin (24/12/2018) lalu, pria yang akrab disapa Emil ini mengungkapkan besaran bantuan sebesar Rp 2 miliar.

“InsyaAllah (bantuan untuk korban) Rp 2 Miliar disiapkan. Bantuan bentuknya uang, tapi harus jelas dulu kepada siapa (administrasinya),” katanya singkat.

Diketahui, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan, Selasa (25/12), melansir sedikitnya 429 orang meninggal, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, 16.082 orang mengungsi, sebagai dampak bencana Selat Sunda.

Data kerugian materiil terkait tsunami Selat Sunda juga terus bertambah. Ada 882 rumah yang rusak, 73 penginapan rusak dan 60 warung rusak. Daerah yang paling parah terdampak tsunami Selat Sunda ialah Kabupaten Pandeglang.

“434 perahu dan kapal rusak, 24 kendaraan roda 4 rusak, 41 kendaraan roda 2 rusak, 1 dermaga rusak, dan 1 shelter rusak,” sambung Sutopo.

Share:

Leave a reply